FieldNote
Nama subyek penelitian : latif
umur : 25
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Surabaya
Hari/ tanggal : jumat, 31 oktober 2008
Waktu : 17.00-19.00
Jabatan : anggota dan pembantu sekretariat Hkti
catatan reflektif
pada saat itu mas latif sedang bersih-bersih disekretariat HKTI( Himpunan Kerukunan Tani Indosnesia) sekiranya jam 17.00 WIB,,saat itu kami berbincang-bincang di teras rsekretariat HKTI di jl.kutisari mas latif menjelaskan adanya HKTI adalah sebuah organisasi sosial yang berskala nasional, dan berdiri sendiri dan mandiri yang dikembangkan berdasarkan kesamaan aktifitas, profesi, dan fungsi di dalam bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan, sehingga memiliki karakter profesional dan persaudaraan,,dan Mas latif menjelaskan HKTI didirikan pada tahun sekirannya 1973 di Jakarta,selain itu kata mas latif HKTI bertujuun meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat dan martabat insan tani, penduduk pedesaan dan pelaku agribisnis lainnya, melalui pemberdayaan rukun tani komoditas usaha tani dan percepatan pembangunan pertanian serta menjadikan sektor pertanian sebagai basis permbangunan nasional dalam rangka mewujudkan tujuan nasional masyarakat. dan HKTI mendukung prabowo subianto untuk menjadi calon presiden, karena prabowo adalah ketua HKTI saat ini..ketika si peneliti menanyakan tentang kegiatan HKTI saat ini,,mas latif kurang beberapa tahu tentang itu.Percakapan peneliti dengan mas latif berlangsung sangat baik. Banyak canda tawa yang terjadi ketika percakapan sehingga terjalin keakraban.
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menolak rencana impor beras sebesar 75.000 ton yang akan diberikan Departemen Perdagangan kepada Perum Bulog. “Impor tidak diperlukan, stok beras dalam negeri masih surplus 3 juta ton,” Petani dan masyarakat pertanian, lanjutnya, merasakan beban berat setelah kenaikan harga BBM. Karena itu HKTI mengharapkan adanya satu kebijakan pemerintah yang berpihak kepada petani dan masyarakat pertanian. "Bulan-bulan ini banyak petani memasuki masa panen, kalau harga gabah disesuaikan akan dapat menolong kelompok-kelompok petani berpendapatan rendah," kata dia. tegas mas latif..pada ssat kami mau berkemas-kemas pulang mas latif menyarankan untuk kembali lagi dan bermain-main di sekret,,dan untuk lebih jelasnya lagi.
peneliti : heru,,danang,,handy,,ansori.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar